SHARE

Langkah awal di tahun 2016 sedang kita tempuh. Masih ada kemeriahan di sana-sini dalam acara dengan tema kurang lebih Natal dan Tahun Baru bersama. Kegembiraan memang selalu mengundang orang untuk bertemu.

Selain kegembiraan, perjumpaan serupa itu juga menyingkap harapan untuk sesuatu yang lebih baik di tahun 2016. Di Rumah Singgah St. Antonius Padua para pasien juga memiliki harapan serupa.

Di antaranya Oma Gina (62) mengharapkan agar tahun 2016 ini membawa banyak kebaikan. “Semoga makin lancar rejekinya dan kita diberi kesehatan!”

Opa Bungki (70), penderita hernia, juga mengharapkan agar diberi anugerah kesehatan. “Semoga di tahun 2016 ini kita makin dilindungi Tuhan dan khususnya disembuhkan dari sakit.”

Terasa ada yang istimewa di Rumah Singgah tahun ini. Keluarga Rumah Singgah St. Antonius Padua, di Jln. Tanah Tinggi II/7B, Johar Baru-Jakarta Pusat melepaskan tahun 2015 dan menyambut tahun baru 2016 secara istimewa dalam kesederhanaan dan penuh suka cita.

Pengurus Harian, di bawah koordinasi Sdr. Fidelis Haman, OFM merancang kegiatan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di waktu lampau keheningan atau tepatnya kesepian seringkali dialami pasien dan para petugas piket malam di Rumah Singgah pada malam pergantian tahun. Para frater merayakan pergantian tahun di biara masing-masing.

Kali ini, bertepatan juga dengan tahun rahmat, mereka berani ‘keluar’!  Para frater mengadakan misa syukur  dan resepsi bersama para penghuni Rumah Singgah. Kegembiraan dan kemeriahan merayakan pergantian tahun dialami bersama pasien Rumah Singgah yang umumnya Opa dan Oma.

Ikut bergabung dalam perayaaan ini, para Fransiskan Komunitas Santo Antonius Padua-Rawa Sari, para Fransiskan Komunitas St. Yosef Kopertino-Galur, keluarga para pasien, para donatur, dan sejumlah tamu undangan. Komunitas Saudara Muda Fransiskan Biara Duns Scotus-kampung Ambon yang juga ikut terlibat dalam kepengurusan Rumah Singgah berhalangan hadir karena ada acara komunitas.

Kegiatan ini,menurut Frater Fidel Haman OFM, ketua Rumah Singgah 2015/2016, dibuat untuk mensyukuri segala pengalaman dan peristiwa rahmat yang dialami keluarga Rumah Singgah selama tahun 2015.

Selain itu, lanjut Frater Fidel, acara ini juga menjadi bagian dari upaya untuk mempererat tali persaudaraan dengan para pasien dan membangun langkah bersama untuk mengisi tahun 2016 sebagai tahun kerahiman dengan penuh suka cita.IMG_6295

“Awalnya saya merasa cemas karena takut acara ini berjalan tidak sesuai dengan yang kami harapkan tetapi kemudian setelah acara ini berlangsung saya merasa puas karena banyak umat yang hadir, Kehadiran para saudara Tua Fransiskan dan para donatur malam ini merupakan bukti dukungan bagi kami saudara-saudara muda dalam melayani para pasien di Rumah Singgah” Frater Fidel.

Pater Mikael Peruhe, OFM yang memimpin perayaan ekaristi dalam acara malam itu, dalam khotbahnya mengajak seluruh umat yang hadir untuk mensyukuri semua pengalaman hidup di tahun 2015, baik pengalaman suka maupun pengalaman yang meneteskan air mata.

Hal senada disampaikan Pater Frumens Gions, OFM, sekertaris Dewan Pendidikan OFM-Indonesia (SEKDIKDI) dalam sambutan selaku Formator para Saudara Muda OFM mengajak untuk selalu hidup dalam perspektif syukur.

“Di rumah Singgah kita belajar tentang kebijakasanaan hidup bahwa sesungguhnya kita ini tidak bisa hidup tanpa kehadiran orang lain. Kita ini saling membutuhkan. Semoga tahun kerahiman ini juga mendorong kita untuk makin berbelas kasih terhadap orang-orang yang kita layani dan kita jumpai yakni Oma dan Opa di Rumah Singgah ini.”

Oleh Sdr. Rian Safio, OFM, tinggal di Biara Padua, Jakarta Pusat

 

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here