SHARE

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Bapak Sebastian Salang, hadir sebagai sebagai narasumber di hari ketiga kursus JPIC untuk para frater OFM Jakarta, di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Rabu (21/12).

Pengamat politik kelahiran Manggarai ini mengajak para frater untuk memahami kompleksitas persoalan politik bangsa di balik pemberitaan media massa akhir-akhir ini. Dengan sangat antusias para frater menyimak  informasi-informasi menarik yang dipaparkan selama kurang lebih dua jam. Serasa sedang mencicip ‘rahasia politik’, mereka mendengar sesuatu yang membuat betah duduk tanpa didera ngantuk.

Realitas Politik Ibu Kota

Bapak Sebastian membuka pembicaraan dan sekaligus analisisnya dari konteks DKI Jakarta  sebagai episentrum dunia perpolitikan nasional. Menarik, karena para frater dicerahkan lewat hasil pengamatannya yang begitu mendalam tentang kesemerawutan percaturan dunia politik. Beliau mengungkapkan fakta yang tak terkatakan di balik panggung perpolitikan dan wacana-wacana besar yang dimunculkan di media-media melalui informasi-informasi yang berseliweran di mana-mana.

Kompleksitas persoalan perpolitikan menjadi lebih menarik untuk dibedah dan didalami secara serius karena politik itu sarat dengan persoalan KKN yang semakin merong-rong keadilan sosial. Lantas pemimpin yang berintegritas dan keberanian sangat dibutuhkan untuk mengubah sistem yang sarat KKN itu.

Beliau juga membagikan kekagumannya pada figur gubernur DKI nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama  sebagai salah satu figur pemimpin yang berintegritas dan memiliki keberanian. Baginya Ahok merupakan tokoh yang sangat luar biasa dalam memimpin. Ahok telah menampilkan integritas, keberanian, kedisiplinan, dan kerja keras dalam melayani rakyat DKI Jakarta dengan sungguh-sungguh.

Goncangan Kebinekaan

Kesungguhan bangsa ini menghargai kebhinekaan sedang diuji. Sebagai pengamat politik yang memahami pilar-pilar penopang kesatuan bangsa, beliau menyatakan keprihatinannya terkait ancaman teror dan dugaan makar yang potensial merusak rasa aman warga dan keutuhan bangsa.

Baginya mencintai kebinekaan adalah sikap yang harus ditunjukkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Sdr. Roland Lantur OFM

Baca Juga: Para Frater OFM Mendalami Kasus Human Trafficking

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here