SHARE

Dalam rangka mengikuti kegiatan Asian Youth Day (AYD) yang ke-7 di Yogyakarta, beberapa muda/i Katolik dari beberapa wilayah Asia berkunjung ke Rumah Singgah St. Antonius Padua-Jakarta, Senin (31/7). Rombongan Orang-Orang Muda Katolik yang berasal beberapa wilayah Asia, antara lain Papua, Tanjung Selor, Taiwan, Filipina bersama dengan OMK Paskalis memadati Rumah Singgah. Di hari pertama DITD (Days in The Dioceses), di mana peserta AYD tinggal (live in) di Paroki Paskalis, mereka memilih bertemu dengan para pasien Rumah Singgah.

Dengan sangat ramah mereka menyapa opa/oma yang tinggal di Rumah Singgah dan penuh perhatian mendengarkan Sharing, dan tayangan (video) singkat, suguhan dari frater-Frater OFM. Beberapa Frater OFM yang hadir dalam kesempatan itu membagikan pengalaman

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur karena Rumah Singgah menjadi salah satu tempat kunjungan dari saudara/i sekalian,” kata Fr. Yeri, Ketua Rumah Singgah periode 2017/2018 dalam kata sambutannya. Momen ini menjadi sangat istimewa. Selain karena perjumpaan dengan para pasien, juga yang tak kalah penting adalah perjumpaan antara sesama orang-orang muda dari berbagai latar belakang negara dan bahasa.

Beberapa OMK yang berasal dari Indonesia menjadi penerjemah untuk beberapa muda/i yang berasal dari Filipina dan Taiwan ketika bertegur sapa dan sharing dengan beberapa pasien rumah singgah. Secara bergantian, sejumlah orang-orang muda katolik keluar masuk hendak berjumpa dengan para penghuni Rumah Singgah. Kurang lebih selama satu jam, mereka menghabiskan waktunya di Rumah singgah. Tampak mereka begitu senang dan antusias bertanya, penasaran dengan situasi dan keadaan dari para pasien yang tinggal di Rumah Singgah.

Sdr. Rolan Lantur OFM

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here