Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. - .Antara/Wahyu Putro A

JAKARTA, JPIC OFM Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kabinet Kerja Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. menilai kesadaran lingkungan masyarakat Indonesia rendah.

Hal ini ditandai, ungkap Menteri Siti, dengan temuan yang memperlihatkan jumlah penggunaan sampah kantong plastik dari masyarakat Indonesia pertahun. Ditemukan sekitar 9,8 miliar lembar plastik kantong yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia setiap tahun.

Fenomena ini, tambah kader Partai NasDem itu, merupakan konsekwensi logis dari gaya hidup sebagian masyarakat di Tanah Air yang tidak bertanggung jawab terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

Baca juga: Atasi Sampah Plastik;  Bupati Ini Wajibkan Para Kades Terbitkan Perdes

“Ini akibat dari gaya hidup masyarakat kita yang belum bertanggung jawab terhadap lingkungan. Plastik itu sampah yang  sulit terdegradasi,” ujar perempuan berusia 62 tahun itu dalam membuka acara Konferensi Meja Bundar untuk Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan  (APRSCP) ke-14 di Balai Kartini, Jakarta, Senin (12/11/2018), sebagai dilansir antaranews.com.

Untuk diketahui, APRSCP merupakan  wadah  kerja sama bagi para pemangku kepentingan dan kebijakan di wilayah Asia Pasifik dalam mendorong pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

Disinyalir bahwa, sebagaimana tertuang dalam deklarasi Rio 1992, mengubah pola konsumsi dan produksi yang tidak berkelanjutan merupakan prasyarat dari pembangunan yang berkelanjutan.)***

Rian Safio/JPIC OFM Indonesia/Sumber: Antara

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here