Foto: JPIC OFM Indonesia


SUKABUMI-OFM Indonesia, Mengawali tahun 2019, JPIC OFM Indonesia kembali melakukan kegiatan rutin yaitu Rapat Kerja (Raker) tahunan di Rumah ret-ret Santa Lidwina Sukabumi (13-18 Januari 2019).

Raker ini dihadiri oleh 22 orang yang berkarya di JPIC OFM Indonesia. Para peserta yang hadir mewakili bidang Animasi, Advokasi, Sosial Karitatif, Sekretariat, Litbang, Ekopastoral dan Rumah Singgah.

Raker dibuka secara resmi oleh sdr Alsis Goa, OFM selaku direktur JPIC OFM Indonesia (Minggu, 13/1/2019). Dalam sambutannya, Pater Alsis, sapaan akrabnya, menyampaikan tiga poin penting yang menjadi titik tolak penyusunan program untuk periode 2019-2021.

Pertama, surat Provinsial OFM Indonesia yang berisi “komitmen untuk merawat keutuhan ciptaan, mengembangkan nilai-nilai ekopastoral dan karisma Fransiskan, peduli kepada petani, saling membuka hati, sharing pengalaman dan iman untuk saling menguatkan”.

Baca juga: Raker JPIC 2019; Ini Surat Minister Provinsi OFM Indonesia untuk Peserta

Ketiga, “merancang bersama apa yang menjadi program kerja selama tiga tahun mulai 2019-2021”. Merancang program tiga tahunan ini dengan tetap berpatokan pada visi-misi JPIC OFM Indonesia.

Kedua, “melihat kembali apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir”. Rapat kerja ini sebagai momen untuk melihat kembali apa yang telah dilakukan agar semua pekerjaan yang telah dirancang tetap berada dalam koridor spirit JPIC OFM Indonesia.

Saudara Alsis dalam sambutannya menegaskan agar “semua program kerja di semua bidang kerja JPIC bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat yang kita layani”.  Sebab JPIC OFM bukan lembaga yang mencari keuntungan finansial, melainkan memberdayakan masyarakat untuk kesejahteraan mereka sendiri.

Saat berita ini diturunkan, kegiatan raker masih berlangsung. Para peserta mendiskusikan dan merancang program-program yang relevan dan terjangkau untuk dilaksanakan dalam rangka mengaktualisasikan spiritulaitas fransiskan di bumi Nusantara)***

 Yeri Lando, OFM

Komentar

Komentar