Para Fransiskan Bogor dan Depok Bersilaturahmi ke Pesantren Al – Karimyn

0
261
Para Saudara Dina Gardianat San Damiano Berfoto bersama Para Pemimpin dan Pendamping Pesantren Al-Karimyn

Depok, jpicofmindonesia.com – Pada hari Senin, 11/02/2019 Para Saudara Dina OFM yang berdomisili di Depok-Bogor mengadakan silaturahmi persaudaraan ke Pondok Pesantren Al-Karimyn, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari serangkaian agenda para fransiskan Depok-Bogor untuk berdialog dan mempererat persaudaraan dengan saudara-saudara muslim.

Di dalam kunjungan ini para Fransiskan diterima oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Karimyn, KH. DR. KH Ahmad Damanhuri, MA, Ustazd Badrudin, serta para pengasuh. Hadir pula dalam kunjungan itu Wakapolsek Sawangan, Kepala Koramil Sawangan, serta ketua NU Kecamatan Sawangan.

Dalam sharing yang berlangsung secara informal, mereka sangat mengapresiasi kunjungan ini dan berharap agar ke depannya ikatan persaudaraan ini tetap terjalin, baik melalui dialog maupun kegiatan-kegiatan sosial yang konkret.

Spirit St. Fransiskus Assisi

Di dalam kunjungan ini, para fransiskan juga memperkenalkan sosok Fransiskus Assisi, seorang santo yang sederhana tetapi sangat mencintai perdamaian. Pada saat berlangsung Perang Salib, sekitar tahun1219, Santo Fransiskus mengadakan ‘misi perdamaian’ ke Mesir, tepatnya di kota Damieta.

Awalnya ia dicurigai sebagai mata-mata tentara Salib. Akan tetapi, karena tutur katanya yang halus dan sederhana, ia akhirnya diterima dengan baik oleh Sultan Malik al-Kamil, pemimpin perang pasukan Muslim.

Konon diceritakan bahwa Sultan al-Kamil begitu terkesan dengan kepribadian Fransiskus Assisi. Sang Sultan pun memberikan izin dan perlindungan khusus bagi Fransiskus untuk melakukan ziarah ke Tanah Suci.

Sejak saat itulah, tepatnya pada 1219, para Fransiskan sudah berada di Tanah Suci. Fransiskus Assisi telah memulainya dengan damai dan sampai saat ini para Fransiskan pun tetap berada di sana dengan damai.

Acara silaturahmi ini diakhiri dengan kunjungan ke sekolah pesantren, mulai dari SD-SMP-SMA. Menjelang pukul 12.00, saat para santri bersiap-siap untuk Sholat, para pendekar jubah cokelat meninggalkan Pondok Pesantren Al-Karimyn.

Semoga spirit Fransiskus Asisi dan Sultan Malik al-Kamil tetap menjadi spirit dalam hidup kita di Indonesia.

Sdr. Faris Jebada, OFM

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here