Prapaskah Bersama St. Fransiskus Assisi: “Tak Ada yang Dipertahankan”

0
376
Fransiskus Asisi mulai memperbaiki Gereja San Damiano
Kamis Prapaskah III
Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.” (Luk 11:17)
RENUNGAN, JPIC OFM Indonesia – Pada zaman Fransiskus, Italia bukanlah sebuah negara kesatuan, tetapi sejumlah negara kota, yang masing-masing memiliki aturan dan juga tentaranya sendiri. Fransiskus mengenal dengan baik pihak-pihak yang sering berperang, yang seringkali didukung oleh pihak Gereja atau pihak lain. Dia paham betul kesia-siaan mengandalkan kekuatan manusia dan senjata.
Adapun uskup kota, yang sering didekati Manusia Allah itu untuk minta nasehat, menerima dia dengan rela hati. Pernah uskup itu berkata kepada Fransiskus: Menurut saya cara hidup kalian terlalu keras dan berat, kalau kalian tidak mau memiliki apa saja di dunia. Berkatalah Sang Santo kepada uskup: Paduka, jikalau kami memiliki barang sesuatu, kami perlu juga senjata untuk melindungi kami sendiri. Sebab miliklah yang menjadi biang pertikaian dan perkara dan oleh karenanya kasih kepada Allah dan sesama banyak terhambat. Itulah sebabnya kami tidak mau memiliki barang sementara sesuatu pun di dunia ini.
Tanggapan Manusia Allah itu sangat menyenangkan uskup, oleh karena Manusia Allah itu menilai rendah apa saja yang sementara, khususnya uang. Dan itu pun begitu rupa, sehingga dalam semua Anggaran Dasar ia khususnya menganjurkan kemiskinan dan mengajak semua saudara, agar dengan saksama menjauhkan diri dari uang. (K3S 35)

Baca Juga: Prapaskah Bersama St. Fransiskus Assisi: “Membudayakan Hati yang Damai”

Di dalam hidup, kita sering merasa bahwa kita perlu mempertahankan diri. Ini bisa membawa kita pada hidup yang dipenuhi dengan ketakutan. Jika kita tidak mempunyai sesuatu pun untuk dipertahankan, kita akan menemukan ruang untuk penyelenggaraan ilahi dan kedamaian yang bergantung pada Allah sendiri yang diberikan untuk hidup kita.
Doa St. Fransiskus
Kebijaksanaan yang suci mengacaubalaukan setan dan segala kelicikannya. Amin.
Franski OFM

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here