OMK Dekenat Belu Utara Keuskupan Atambua Gelar Ziarah Bertemakan OMK Sebagai Agen Literasi Teknologi dan Ekologi

0
210

Atapupu, JPIC OFM Indonesia.comĀ  – Dalam rangka bulan Maria, OMK Belu Utara Keuskupan Atambua menggelar ziarah dengan tema Literasi Teknologi dan Ekologi pada Jumaat – Sabtu, 24-25 Mei 2019.

Bertempat di Gereja Stella Maris, Atapupu 500-an orang muda dari 18 Paroki Dekenat Utara merayakan sukacita persaudaraan sambil merenungkan kerusakan lingkungan di tengah serbuan teknologibyang semakin marak.

Untuk memperdalam tema, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Atambua, RD. Yoris Samuel Giri, mengajak orang muda untuk menghayati jati dirinya sebagai Ciptaan Allah yang dianugerahi akal budi untuk menjaga dan merawat alam.

“Kita diciptakan oleh Allah dan dianugerahi akal budi,” ungkap Pastor Paroki Stella Maris ini.

Sayangnya, menurut beliau banyak orang muda yang tidak menggunakan akal budinya.

Sementara itu, RD Aloys Adi Ampolo mengajak orang muda untuk peduli pada keadaan dan ketersediaan air di wilayah paroki masing-masing.

“Tahun 2002, Aqua membuat TTS terkenal dengan semboyan ‘Sumber Air Su Dekat’, tetapi kenyataannya wilayah NTT secara umum dan Keuskupan Atambua secara khusus mengalami kesulutan air,” ungkapnya.

“Dari hasil jalan-jalan, kami menemukan ada titik-titik yang menjadi sumber air, tetapi perawatannya kurang. Sementara itu di beberapa paroki yang memanfaatkan sumur, sanitasinya kurang dijaga, kamar mandi dan tempat cuci terlalu dekat. Selain itu, di beberapa tempat masih sering terjadi pembakaran hutan yang bisa menjadi sumber air,” terangnya.

Adi begitu ia biasa disapa mengajak OMK untuk siap menjadi agen literasi lingkungan hidup dengan ikut ambil bagian dalam menjaga serta merawat sumber-sumber dan aliran-aliran air yang merupakan sumber baku bagi masyarakat terutama di paroki masing-masing.

Lebih jauh, dia juga mengajak OMK untuk melakukan hal konkret seperti tanam pohon di sekitar sumber mata air, mengkampanyekan sumur dengan sanitasinya yang sehat, membuang dan memilah sampah, membuat kelompok pegiat lingkungan hidup, dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan tanpa menggunakan air kemasan serta mendorong semua OMK untuk wajib memilik tumbler masing-masing.

Acara ziarah akan berpuncak pada Perayaan Ekaristi di Gua Maria pada Sabtu, 25/05.

Sdr. Charles, OFM

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here