Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus Mengutus Peserta Nusantara Sehat

0
130

Laktutus, 19/10. Setelah dua tahun melewati program Nusantara Sehat, enam orang peserta program Nusantara Sehat yang ditempatkan di Puskesmas Laktutus, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu masing-masing Pujo, Pingkan, Bas, Bela, Dila, dan Alda akan kembali ke tempat asalnya.

Pertama kali menginjakan kaki di Laktutus, 15 Februari 2017 keenam peserta program dari kementian Kesehatan ini harus merelakan kebersamaan dengan masyarakat Nanaet Duabesi untuk melanjutkan karya di tempat lain.

Selama dua tahun keenam peserta NS ini melayani masyarakat di Kecamatan Nanaet Duabesi yang adalah wilayah Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus. Kehadiran mereka turut memberi kontribusi yang sangat besar untuk perkembangan Umat dalam bidang kesehatan.

Dalam acara perpisahan yang dilangsungkan di Puskesmas Laktutus, Sabtu, 19/10, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus, P. Yohanes Kristoforus Tara, OFM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas pelayanan mereka dan sekaligus mengutus keenam saudara ini kembali ke tempat asal dan ke tempat tugas mereka yang baru.

“Kehadiran saudara dan saudari berenam turut memberi kontribusi dalam pengembangan umat di Laktutus. Pelayanan dan perjumpaan dengan umat di Laktutus adalah warna tersendiri bagi umat dan seluruh masyarakat di tapal batas, sekaligus gerbang NKRI dan RDTL ini,” ungkap Kristo.

Mengisahkan Keindonesiaan

Para peserta Program Nusantara Sehat yang ditempatkan di Laktutus semuanya beragama Islam. Atas fakta ini, Kristo begitu beliau biasa disapa menitipkan pesan ke-Indonesiaan untuk mereka berenam.

“Kehadiran kalian di tapal batas dengan keadaan masyarakat dan perjumpaan dengan masyarakat yang seluruhnya adalah Kristiani merupakan kisah tentang Indonesia mini yang harus dikisahkan dengan keluarga dan semua orang yang kalian jumpai,” lanjutnya.

Kristo juga mengapresiasi kehadiran mereka yang bisa menyatu dengan seluruh masyarakat yang mereka layani.
“Terima kasih untuk kesaksian hidup kalian yang bisa menyatu dengan masyarakat yang berbeda terutama terkait budaya dan agama. Inilah Indonesia yang terus menerus dihidupi dimanapun kalian bertugas selanjutnya,” pungkasnya.

Sebelum menutup sambutannya, P. Kristo mengutus keenam peserta Nusantara Sehat untuk melanjutkan karya-karya baik dalam bidang kesehatan.

“Akhirnya, saya juga mengutus saudara dan saudari untuk terus menerus melakukan karya baik sesuai dengan kompetensi kalian di bidang kesehatan. Teruslah berkarya,” tutupnya.

Charlest, OFM

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here